23 Juni 2026 - 11:10
Source: ABNA
Baqaei: Interaksi Iran dengan Badan akan terus berlanjut sesuai prosedur yang berlaku

Juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa interaksi Iran dengan Badan (IAEA) akan terus berlanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku, dan sesuai dengan persetujuan Parlemen serta keputusan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.

Menurut laporan kantor berita ABNA, sore hari ini, Wakil Presiden dan Menteri Keuangan Amerika Serikat mengklaim bahwa Teheran telah setuju untuk mengundang inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) ke wilayahnya.

JD Vance, Wakil Presiden AS, hari ini dalam konferensi persnya di Hotel Bürgenstock mengatakan: «Orang-orang Iran telah setuju untuk mengundang kembali inspektur IAEA ke negara mereka.»

Ismail Baqaei, juru bicara tim perunding, dalam hal ini mengatakan: «Interaksi Iran dengan Badan akan terus berlanjut sesuai dengan komitmen Iran berdasarkan perjanjian pengamanan, sesuai dengan prosedur yang ada, dan sesuai dengan persetujuan Dewan Konsultatif Islam dan keputusan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.»

Menurut sumber yang mengetahui isi negosiasi kemarin di Swiss, Teheran selama negosiasi yang berlangsung 18 jam, tidak melakukan perundingan apa pun mengenai berkas nuklir dan tidak menerima komitmen baru. Dimulainya perundingan nuklir dalam kerangka nota kesepahaman Islamabad untuk mengakhiri perang antara Iran dan Amerika, bergantung pada pelaksanaan ayat 13 nota kesepahaman tersebut.

Selama satu tahun terakhir, kerja sama Iran dan IAEA, bahkan setelah perang 12 hari, tidak pernah terputus sepenuhnya.

Teheran dalam kerangka «Undang-Undang yang mewajibkan pemerintah untuk menangguhkan kerja sama dengan IAEA» yang disahkan pada 25 Juni 2025, berdasarkan kasus per kasus sesuai dengan keputusan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, telah mengundang inspektur IAEA untuk mengunjungi situs-situs nuklir aktif Iran.

Selama satu tahun sejak undang-undang ini disahkan, para inspektur Badan, dengan persetujuan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, telah beberapa kali menginspeksi pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr dan memantau proses pengisian bahan bakar oleh Rusia.

Oleh karena itu, melakukan inspeksi insidental terhadap fasilitas nuklir aktif Iran bukanlah hal baru, dan Teheran selalu bekerja sama dengan Badan dalam hal kunjungan ke situs-situs ini.

Kunjungan ke situs-situs nuklir yang rusak dan penanganan status cadangan uranium yang diperkaya Iran, bergantung pada tercapainya mekanisme yang jelas dalam kesepakatan final setelah perundingan 60 hari sebagaimana diatur dalam nota kesepahaman Islamabad.

Your Comment

You are replying to: .
captcha